Aug 2, 2010

:: Pulau Kapas vs Mama Sakit ::

Selamat pgi pembaca blogger kesayangan hamba... morning-morning-morning
& have a nice day..

mesti korng terkejut kan entry pagi aku nie...Korang engt lgi x yg saya de ckp pasal percutian ke
Pulau Kapas...?


urm... kitaorng rancang nk pergi b4 pose... & kami pilih tarikh 6/8-8/8/10..
tpi... memandangkan keadaan mama yg sakit sakit saya kena cancel.. Ibu lah segalanye.. 
-BUT-
perkara yg paling saya sedih bile dgr tdi masa saya pergi LAB.. kawan kata ada test traffic minggu nie dari jam 8:00 am hingga 6.00 pm.. ayoyo... itamlah saya kali ini.. dahlah saya itam lgi ler itam...
tpi xpelah... so.. planning saya terpaksa bertukar lagi..
Maybe saya harus balik ari rabu ke rompin & balik UMP ari jumaat petang & Ponteng kelas effective reading..?
Patut x?
X patut ker?
Patut kan?
ker terpatut..
ehhh
per ni..
hahahaaaaaa

xkira.. saya kena balik juga Jenguk mama...

Ini mama saya... bukan mama awk.. eheee...

Mama kena tabahkan ati k demi papa & anak2 tersyang..
tpi saya thu mama seorng yang tabah.. terlalu banyak dugaan yg dia dapat.. Maybe ada hikmah disebalik per yg berlaku.. Betul kata papa 'Kalau kite senang orng dengki, tpi kalau kite susah orang benci... ur right papa.. always right... 
& to orng yg telah aniaya family saya -watch out- Allah itu maha adil.. dimuka bumi kite terlepas tpi akhirat nnti kamu xkan terlepas..



Engat :-
Dari Abu Hurairah r. a., Rasulullah s. a. w. Bersabda: "Siapa yang merusak nama baik atau harta benda orang lain, maka minta ma'aflah kepadanya sekarang ini, sebelum datang hari di mana mata uang tidak laku lagi. Kalau ia mempunyai amal baik, sebahagian dari amal baiknya
itu akan diambil, sesuai dengan kadar aniaya yang telah dilakukannya. Kalau ia tidak mempunyai amal baik, maka dosa orang lain itu diambil dan ditambahkan kepada dosanya".

pembahasan:

bila seseorang menganiaya orang lain atau bersalah kepada orang lain, baik tidak sengaja, lebih-lebih bila sengaja, si penganiaya harus minta ma'af secara langsung dan lugas serta terang-terangan kepada si teraniaya, bila si teraniaya tidak rela, lebih-lebih si penganiaya sama sekali belum minta ma'af dan keburu mati, maka si penganiayaselain mendapatkan hukuman yang berlipat ganda di akhirat karena
tidak mendapat hukuman di dunia, juga mendapat hukuman tambahan di akhirat karena tidak relanya si teraniaya atas penganiayaan yang diterima oleh si teraniaya

bila semuslim-muslimnya orang muslim menganiaya orang kafir, pasti Allah menjawab/mengabulkan do'a dari si kafir yang teraniaya tersebutakan permohonan pembalasan penganiayaan yang dialami olehnya terhadap si penganiaya, sekalipun si kafir adalah sekafir-kafirnya orang kafir dalam islam...

amal perbuatan kebaikan si penganiaya adalah untuk si teraniaya dan dosa si teraniaya untuk si penganiaya

maka...

janganlah menjadi orang yang bangkrut di akhirat, yakni sia-sia mengumpulkan amal kebaikan sebanyak-banyaknya tetapi amal kebaikannya habis tuntas hanya untuk membayar penganiayaan atas orang lain, dan mati-matian meninggalkan segala dosa, tetapi dosa-dosanya menjadi luar biasa banyak tidak tertanggungkan lagi karena menanggung dosa dari orang-orang yang di aniaya olehnya.

~ Suci itu Murni ~


0 : potpetpotpet: